Pemanfaatan Eco Enzym untuk Ketahanan Pangan: SENTRA Gelar Kegiatan Bersama FKP Unesa dan Polda Jatim

Lamongan, 29 Juni 2025 – SMA Khozainul Ulum Kalitengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui keikutsertaanya dalam kegiatan yang diselenggarakan SENTRA dengan tema " Strategi Pemanfaatan Eco Enzym di Sekolah Tangguh Nasional untuk Ketahanan Pangan Rakyat (SENTRA). Kegiatan ini digelar pada hari Minggu, 29 Juni 2025, dan melibatkan kolaborasi strategis antara sekolah-sekolah SENTRA, Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya (FKP Unesa), serta Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Kegiatan tersebut bertempat di SMK Muhammadiyah 6 Modo, Lamongan. 

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMK Muhammadiyah 6 Modo ini diikuti dengan antusias oleh perwakilan dari sekolah-sekolah SENTRA yang turut hadir untuk belajar dan berbagi pengalaman terkait pemanfaatan eco enzym. Eco enzym merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang terbukti efektif sebagai pupuk cair alami, pembersih lingkungan, serta solusi ekologis dalam mendukung pertanian ramah lingkungan.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Polda Jatim melalui Polres Lamongan, serta perwakilan dari FKP Unesa yang turut memberikan materi dan praktik langsung mengenai pembuatan dan pemanfaatan eco enzym di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kepala SMK Muhammadiyah 6 Modo, Bapak Taufik, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini di sekolahnya. “Kami bangga menjadi bagian dari gerakan nasional SENTRA yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan. Kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan global hari ini, dan kami bertekad menjadikan eco enzym sebagai bagian dari budaya hidup sehat dan produktif di sekolah,” ujarnya.

Perwakilan FKP Unesa dalam pemaparannya menyampaikan bahwa eco enzym bukan hanya sekadar produk, tetapi merupakan gerakan perubahan yang dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah hingga rumah tangga. “Melalui edukasi dan praktik langsung, siswa dan guru dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Polres Lamongan menyampaikan dukungan penuh dari Polda Jatim terhadap kegiatan positif yang menyinergikan dunia pendidikan dan kepedulian terhadap lingkungan. “Kami percaya bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, dan peran sekolah dalam mengedukasi generasi muda sangat penting,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi praktik pembuatan eco enzym bersama para peserta, serta komitmen bersama untuk menerapkan hasil kegiatan ini secara berkelanjutan di sekolah masing-masing.

Dengan adanya kegiatan ini, SENTRA berharap dapat terus menjadi pelopor dalam gerakan sekolah tangguh dan berdaya saing yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan bangsa.