Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat penting dalam Islam, sebagai tanda keberhasilan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa sebulan penuh di bulan Ramadan. Terkait dengan kesunahan atau amalan-amalan yang dianjurkan pada hari raya ini menurut para ulama salafus sholih, berikut beberapa hal yang disarankan:
-
Mandi sebelum shalat Id: Dalam beberapa riwayat, disarankan untuk mandi pada pagi hari sebelum berangkat menuju tempat pelaksanaan shalat Id. Hal ini sebagai bentuk kebersihan dan kesucian pada hari yang penuh berkah ini.
-
Memakai pakaian terbaik: Disarankan untuk mengenakan pakaian yang terbaik dan bersih pada hari raya sebagai bentuk penghormatan terhadap hari yang mulia ini. Sebagian ulama juga menganjurkan untuk memakai pakaian baru, meskipun itu bukan kewajiban.
-
Makan sebelum berangkat ke shalat Id: Sebelum berangkat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk makan terlebih dahulu, terutama bagi laki-laki, agar tidak melaksanakan puasa di hari tersebut. Ada riwayat dari Anas bin Malik yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW makan beberapa butir kurma sebelum berangkat ke tempat shalat Id.
-
Bersedekah: Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membayar zakat fitrah sebelum shalat Idul Fitri. Zakat fitrah ini merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan bertujuan untuk membersihkan diri dari kekurangan selama berpuasa serta membantu kaum dhuafa agar mereka bisa merayakan hari raya dengan layak.
-
Bersegera menuju tempat shalat Id: Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk bersegera menuju tempat shalat Id dengan berjalan kaki, jika memungkinkan, dan menghindari perjalanan dengan kendaraan kecuali dalam keadaan tertentu. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan kesungguhan dalam merayakan hari raya dan memperbanyak amal ibadah.
-
Mengucapkan Takbir: Takbir pada hari raya Idul Fitri sangat disunnahkan. Takbir dimulai sejak malam hari raya Idul Fitri, tepatnya selepas maghrib pada malam pertama Syawal, dan berlanjut hingga pelaksanaan shalat Id. Takbir ini sebagai bentuk pujian dan syukur kepada Allah SWT atas anugerah-Nya yang telah diberikan.
-
Menyapa sesama muslim dengan ucapan "Taqabbalallahu minna wa minkum": Dalam beberapa riwayat, ulama salafus sholih menyarankan untuk saling mengucapkan doa kepada sesama muslim, yang artinya "Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian". Ini sebagai bentuk saling mendoakan agar amal ibadah di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.
-
Shalat Idul Fitri di tanah lapang: Shalat Idul Fitri lebih utama dilakukan di tempat yang luas, seperti di lapangan terbuka, agar dapat menampung banyak jamaah. Hal ini mencerminkan kebersamaan dan kegembiraan umat Islam dalam merayakan hari raya.
Kesemua amalan ini adalah bentuk ibadah yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di hari yang penuh kebahagiaan ini. Namun, perlu diingat bahwa walaupun sunnah, tidak ada paksaan dalam melakukannya, dan yang lebih penting adalah niat yang ikhlas dan hati yang bersih.